<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yulipriyana&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://yulipriyana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yulipriyana.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2009 03:25:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yulipriyana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yulipriyana&#039;s Blog</title>
		<link>http://yulipriyana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yulipriyana.wordpress.com/osd.xml" title="Yulipriyana&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yulipriyana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Meteorologi Bab 1</title>
		<link>http://yulipriyana.wordpress.com/2009/07/01/meteorologi-bab-1/</link>
		<comments>http://yulipriyana.wordpress.com/2009/07/01/meteorologi-bab-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 03:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulipriyana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meteorologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yulipriyana.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[1.1. Konsep Dasar. Salah satu obyek kajian dari Geografi adalah atmosfir bumi, atmosfir ini merupakan kumpulan berbagai macam gas  dan bagian  terluar dari Bumi. Bagian dari atmosfir  yang  paling dalam  atau  yang dekat dengan permukaan  bumi  adalah  obyek kajian dari meteorlogi maupun klimatologi. Beberapa  hal  yang berhubungan  dengan  udara  telah banyak  kita ketahui banyak, kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yulipriyana.wordpress.com&amp;blog=8392528&amp;post=4&amp;subd=yulipriyana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-3" title="Bersama Kanguru di Ausie" src="http://yulipriyana.files.wordpress.com/2009/07/dsc01578.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Bersama Kanguru di Ausie" width="300" height="225" /> <strong>1.1. </strong><strong>Konsep Dasar</strong>.  Salah satu obyek kajian dari Geografi adalah <em>atmosfir bumi</em>, atmosfir ini merupakan kumpulan berbagai macam gas  dan bagian  terluar dari Bumi. Bagian dari atmosfir  yang  paling dalam  atau  yang dekat dengan permukaan  bumi  adalah  obyek kajian dari meteorlogi maupun klimatologi.  Beberapa  hal  yang berhubungan  dengan  udara  telah banyak  kita ketahui banyak, kita bisa merasakan  udara  yang sejuk diwaktu pagi hari, udara yang terasa panas pada  tengah hari, datangnya awan yang tebal pertanda akan jatuhnya  hujan atau fenomena udara yang lain, seperti pada siang hari ada awan, hujan.  Udara  mempunyai  sifat yang  sangat  dinamis,  suhu, kelembaban  udara  akan selalu berubah  dari  waktu  kewaktu. Intensitas  panas yang sampai ke permukaan bumi akan  berubah ubah  tergantung  keberadaan penyebaran dan  ketebalan  awan. demikian  pula kecepatan dan arah angin akan  selalu  berubah setiap waktu.  <em>Yang  membedakan antara meteorologi  dan  klimatologi ,</em>adalah  pokok bahasan yang menjadi fokus kajian   dari  kedua cabang  ilmu tentang atmosfir ini. Meteorologi menelaah  tentang proses atau gejala fisika yang berlangsung secara dinamis  pada lapisan atmosfir bumi, sedang klimatologi  menelaah tentang karakteristik suatu wilayah. Dengan demikian  meteorologi lebih ditekankan pada perubahan-perubahan atmosfir yang terjadi pada suatu tempat dan waktu yang pendek (kurang  dari satu jam hingga 24 jam), seperti fluktuasi harian dari unsur-unsur  cuaca/iklim,  sedangkan klimatologi  lebih  ditekankan pada rata-rata unsur iklim (30 tahuan atau lebih) yang terjadi pada suatu wilayah.  Atau dengan bahasa yang lain , bahwa Cuaca adalah Keadaan fisik atmosfer pada suatu saat (waktu tertentu) di suatu tempat, yang dalam waktu singkat (pendek) sering berubah keadaannya dari waktu ke waktu , seperti panasnya, kelembabannya, atau gerak udaranya pada pagi, siang dan sore hari sering terjadi perubahan.  Sedang Iklim adalah peluang statistik keadaan cuaca rata-rata atau keadaan cuaca jangka panjang pada suatu daerah, meliputi kurun waktu beberapa bulan atau beberapa tahun  Tabel. 1.1  Cuaca di suatu tempat pada pukul 07.00 WIB  tanggal 20/10/1995</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="55" valign="top">No</td>
<td width="252" valign="top">
<p align="center">Unsur   Cuaca</p>
</td>
<td width="216" valign="top">
<p align="center">Nilai</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="55" valign="top">1  2  3  4  5  6  7</td>
<td width="252" valign="top">Penerimaan radiasi   Surya  Suhu Udara  Kelembaban Udara  Tekanan Udara  Kecepatan Angin  Arah Angin  Penutupan oleh angin</td>
<td width="216" valign="top">
<p align="center">145   W m</p>
<p align="center">22.4     °C</p>
<p align="center">85%</p>
<p align="center">990,5   mb</p>
<p align="center">3m/s</p>
<p align="center">45   (TL)</p>
<p align="center">0,4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="55" valign="top"></td>
<td width="252" valign="top"></td>
<td width="216" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Tabel 2.2  Data iklim suatu tempat selama 30 tahun tahun 1970 -  2000</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="67" valign="top">No.</td>
<td width="120" valign="top">Bulan</td>
<td width="144" valign="top">Suhu Udara ( °   C)</td>
<td width="108" valign="top">CH (mm)</td>
<td width="120" valign="top">Ep    (mm)</td>
</tr>
<tr>
<td width="67" valign="top">1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12</td>
<td width="120" valign="top">Januari  Februari  Maret  April  Mei  Juni  Juli  Agustus  September  Oktober  November  Desember</td>
<td width="144" valign="top">
<p align="center">20</p>
<p align="center">21</p>
<p align="center">21</p>
<p align="center">22</p>
<p align="center">22</p>
<p align="center">21</p>
<p align="center">20</p>
<p align="center">20</p>
<p align="center">21</p>
<p align="center">22</p>
<p align="center">22</p>
<p align="center">21</p>
</td>
<td width="108" valign="top">
<p align="center">200</p>
<p align="center">160</p>
<p align="center">100</p>
<p align="center">50</p>
<p align="center">50</p>
<p align="center">45</p>
<p align="center">30</p>
<p align="center">20</p>
<p align="center">0</p>
<p align="center">50</p>
<p align="center">80</p>
<p align="center">190</p>
</td>
<td width="120" valign="top">160  130  90  50  55  60  60  65  55  45  60  120</td>
</tr>
<tr>
<td width="67" valign="top"></td>
<td width="120" valign="top"></td>
<td width="144" valign="top">21</td>
<td width="108" valign="top"></td>
<td width="120" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Mengingat iklim adalah karakter cuaca dalam jangka waktu yang cukup lama atau panjang pada suatu daerah yang luas, maka data cuaca yang digunakan untuk menyusun tipe iklim   hendaklah yang mewakili keadaan atamosfir seluas mungkin pada wilayah yang bersangkutan. Serta datanya harus terhindar dari gangguan  serta  dalam  jangka  waktu  sepanjang  mungkin  (30 tahun). Pengertian musim adalah bahwa Rentang waktu yang mengandung fenomena (nilai sesuatu unsur cuaca) yang dominan atau mencolok, misalnya musim hujan dan musim kemarau.  <strong>1.2 Meteorologi dan klomatologi</strong> Ilmu  cuaca  atau  meteorologi  dan  ilmu  klimatologi adalah  dua cabang ilmu pengetahuan yang membahas proses  dan gejala yang terjadi di atmosfer bumi. Meteorologi dan klimatologi ini sangat erat kaiatanya, sehingga sering dianggap sama anatar meteorology dan klimatologi.  Meteorologi (bahasa  yunani: meteoros atau ruang  atas, yakni  atmosfer  dan  logos atau ilmu),  adalah  cabang  ilmu pengetahuan  yang membahas pembentukan dan  gejala  perubahan cuaca  serta  fisika yang terjadi di atmosfir.  Proes  fisika tersebut  berlangsung sangat rumit dan terus menerus,  akibatnya  senantiasa berubah menurut ruang dan waktu. Cuaca selalu mengalami dinamika darai waktu ke waktu, kondisi pada pagi hari, siang hari mauapun sore dan malam selalu mengalami perbedaan. Ilmu  cuaca mendasarkan  penggunaan  ilmu fisika  dan  matematika  untuk menganalisis atmosfir.  Iklim adalah merupakan karakter cuaca pada suatu wilayah  yang didasarkan atas data yang terkumpul selama  kurun waktu yang cukup lama, sekitar 30 tahun (Benyamin, 1994).  Klimatologi  atau  ilmu yang mempelajari  iklim,  yakni cabang ilmu pengetahuan yang membahas sintesis atau statistik unsur cuaca hari demi hari dalam pereode beberapa tahun  pada suatu wilayah  tertentu (Nasir dalam Handoko,1995). Atau dengan bahasa lain, klimatologi adalah ilmu yang memebahas dan menerangkan tentang iklim, bagaimana iklim itu dapat berbeda pada suatu tempat dengan yang lainya. Mengingat besarnya  pengaruh   Fisiografi terhadap  sifat  cuaca  dalam jangka  waktu yang panjang serta keberadaan pada suatu wilayah tertentu, maka dalam ilmu  iklim  ditekankan penggunaan  ilmu  fisika, statistika dan  geografi.  Sehingga dalam membicarakan tentang iklim tidak bisa lepas dari  suatu wilayah yang merupakan kajian dari geografi. Oleh karena itu kajian iklim dalam studi geografi itu penting, oleh karena atmosfir adalah merupakan salah satu obyek kajian geografi.  <strong>1.2.1 Pembagian Meteorologi</strong> Meteorologi dapat digolongkan menjadi beberapa diantaranya adalah (Waryono dkk, 1987):  a. Agrar meteorologi, yakni yang mempelajari meteorologi    kaitannya dengan pertanian.  b. Meteorologi maritim, yakni meteorologi yang mempelajari hubungan antara cuaca  dengan fenomena kelautan seperti,  gelombang badai serta arus laut.  c. Aerologi, meteorologi yang mempelajari keadaan cuaca pada lapisan udara yang tinggi.  ini terkait sekali dengan  lalulintas udara.  <strong> </strong> <strong>1.2.2 Pembagian Ilmu Iklim</strong> Klimatologi dapat di golongkan menjadi berbagai cabang keilmuan berdasarkan pada (Nasir dalam Handoko, 1995):  a. Metode pendekatan keilmuan  b. Ruang lingkup diatmosfir  c. Pemanfatannya.  Berdasarkan  pendekatan keilmuan terdapat empat  cabang klimatologi sebagai berikut:  1. Klimatografi, yakni klimatologi yang membahas iklim secara diskriptif  berdasarkan  data, peta-peta dan  foto.  Pembahasannya kurang disertai analisis fisika dan matematika. Kajian ini banyak dilakukan oleh para ahli geografi.  2.  Klimatologi fisik, yakni yang membahas  perilaku  gejala-gejala  cuaca  yang terjadi di  atmosfir  dengan  menggunakan dasar-dasar  ilmu  fisika dan  matematika,  tinjauannya  pada neraca atmosfer dan neraca air antara bumi dan atmosfer.  3. Klimatologi dinamik, yakni klimatologi yang membahas  pergerakan  atmosfir  dalam  berbagai  skala,  terutama  tentang peredaran atmosfer umum di berbagai wilayah di seluruh dunia.  4.  Klimatologi terapan, klimatologi yang membahas  penerapan ilmu  iklim  untuk memecahkan berbagai masalah  praktis  yang dihadapi masyarakat. Sebagai contoh adalah sebagai berikut;  a) klimatologi pertanian, membahas iklim kaitanya dengan pertanian.  b) klimatologi perkotaan, membahas iklim kaitanya dengan tata letak perkotaan,  c) klimatologi kelautan, membahas iklim kaitanya dengan lalulintas laut maupun perikanan  laut,  d) klimatologi bangunan, membahas iklim kaitanya dengan unsur bahan banguanan,  e) bioklimatologi, membahas iklim kaitanya dengan kehidupan.  Klimatologi terapan cenderung terus berkembang, dikarenakan erat sekali hubungan atmosfir dengan kehidupan manusia di permukaan bumi. Menurut  John  R  Mather  (1974),  klimatologi   terapan berkembang  dengan  cepat setelah perang dunia  II (dua), hal  itu karena tiga hal:  1. Pada waktu perang dunia II perlu informasi iklim pada daerah-daerah sasaran untuk oprasi  iliter. Setelah perang data-data cuaca dan iklim tersebut dimanfaatkan  pada bidang lain yang  lebih bermanfaat.  2. Berkembangnya alat-alat elektronik seperti computer untuk  mengolah dan menganalisis data seperti komputer dan softwarenya.  3. Tersedianya personal yang ahli tentang iklim dan cuaca   yang disiapkan untuk perang.  Berdasarkan ruang lingkup atmosfer yang dibahas terdapat tiga macam klimatologi, dengan rincian sebagai berikut;  a. Mikro klimatologi, yakni ilmu iklim yang membahas atmosfir sebatas ruang antar perakaran hingga sekitar puncak tajuk tanaman, atau sifat atmosfer disekitar permukaan tanah. Unsur-unsur iklim tersebut mudah dipengaruhi oleh perubahan pemanasan dan pendinginan permukaan tanah dan benda atau tumbuhan setempat.  b.  Meso klimatologi, adalah klimatologi yang membahas prilaku atmosfir dalam daerah       yang relatif sempit, tetapi pola  iklim nya sudah berbeda dari iklim wilayah sekitarnya.  contoh, iklim perkotaan, iklim pedesaan. skala iklim meso   sekitar 1 &#8211; 100 Km.  c. Makro klimatologi, adalah klimatologi yang menekankan  pembahasannya pada wilayah iklim yang besar dan luas.    Ruang lingkupnya mulai batas iklim mikro sampai puncak atmosfer serta meliputi seluruh dunia. Faktor pengendali utama adalah massa udara, benua dan samodra.  Berdasar pemanfaatannya klimatologi berkembang berdasarkan terapan terapan tertentu, dalam hal ini sudah dibahas pada klimatologi berdasarkan terapannya.  <strong> </strong> <strong>1.3. Manfaat Informasi Cuaca dan Iklim.</strong> Cuaca dan iklim adalah faktor fisik yang sangat berpengaruh  terhadap  kehidupan manusia dan  organisme  lain  yang hidup  dipermukaan bumi. Oleh sebab itu  pengetahuan  tentang cuaca dan iklim sangat diperlukan. Data tentang cuaca  maupun iklim  yang tepat akan dapat dapat mengetahui karakter  cuaca atau iklim suatu tempat, sehingga akibat yang tidak  diinginkan dapat dihindari. Kapan, dimana akan unculnya badai, saljuI atau kekeringan dapat kita ketahui, sihingga kita dapat meneyesuaikan atau melakukan mitigasi. Iklim atau cuaca pada suatu tempat  kita harapkan  bukan merupakan sumber bencana, namun dengan  teknologi  yang  tepat dapat menjadi sumberdaya alam  yang  sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pada gambar 1.1 dan 1.2 menunjukkan gambaran tentang kondisi iklim pada suatau tempat,yakni adanya badai maupun salju yang turun.  Gambar 1.1 Hujan Badai  Gambar 1.2. Hujan salju  Iklim  sangat  berfanfaat  dalam  perencanaan   rancang bangun  atau  konstruksi bangunan  termasuk  pemilihan  jenis bahan  bangunan  yang  digunakan,  perencanaan  bahan  desain pakian,  perencanaan  penggunaan lahan pertanian  maupun  non pertanian, peternakan, transportasi udara maupun laut terutama pada penjadwalan keberangkatan pesawat atau  kapal (kecepatan  angin, arah angin, adanya kabut dan lain  sebagainya).  Iklim juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan budaya pada masyarakat tertentu. Pertumbuhan budaya pada  masyarakat lintang  tinggi  pada  umumnya lebih maju  dari  pada  daerah tropis, hal tersebut dimungkinkan masyarakat pada lintang tinggi terbiasa dengan hambatan alam (iklim) sehingga  berfikir keras untuk dapat mengatasinya. Pada daerah tropis  perubahan iklim yang terjadi tidak begitu ekstrim sehingga  tidakmendapatkan  tantangan yang cukup, yang mengakibatkan  terbatasnya pertumbuhan kreatifitas masyarakatnya.  Menurut Joh R Mather, 1986, Iklim juga memepengaruhi pada:</p>
<ol>
<li>actifitas umum seperti; mengurangi Polusi udara, perencanaan suplai air bersih, rencana tata kota, perencanaan penggunaan lahan, perencanan jembatan, jalan raya, bahaya badai.</li>
<li>Human Activities, sperti respon psikologi, kesehatan, kelahiran,penyesuaian iklim, perencanan bangunan rumah, keperluan pakaian, aktivitas olah raga, pemanasan dan pendingin ruangan.</li>
<li>Industrialand Comercial Activities, seperti; macam produksi ,recana penjualan produk, rencana pemasaran produk, asuransi, transportasi, bahan matrial, fasilitas umum, angkutan udara, kapal, kereta api.</li>
<li>Aktifitaspertanian, seperti;  Perencanaan penggunaan lahan, penyakit tanaman, hama tanaman, panen, pereode hujan salju, curah hujan, waktu tanam, kemungkinan Kebakaran hutan, pencarian ikan.</li>
</ol>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Gambar 1.3. Sistem Cuaca dan Iklim</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yulipriyana.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yulipriyana.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yulipriyana.wordpress.com&amp;blog=8392528&amp;post=4&amp;subd=yulipriyana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yulipriyana.wordpress.com/2009/07/01/meteorologi-bab-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d0b330e3a0c4ef45676c2f70afa923?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yulipriyana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yulipriyana.files.wordpress.com/2009/07/dsc01578.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bersama Kanguru di Ausie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
